“Mas, ini gedungnya jalan ya?”

“Mas, ini gedungnya jalan ya?”

BBPI Semarang sebagai satu-satunya UPT pusat yang menangani uji terap penangkapan ikan di Indonesia, merupakan tempat yang tepat untuk menambah banyak wawasan mengenai perikanan tangkap, seperti yang dilakukan para peserta Diklatpim III pada 9 Agustus 2017 saat berkunjung ke BBPI Semarang.
Seperti yang di ungkapkan Bapak Ir. Usman Effendi, MM dalam sambutan selamat datangnya “BBPI memang merupakan satu satunya UPT di Jawa Tengah dan wilayah kerjanya di seluruh Indonesia, jadi ini merupakan tempat yang tepat untuk para peserta dalam menambah wawasan mengenai perikanan tangkap dan mengenal inovasi-inovasi dari BBPI Semarang ”.
Tujuan utama Bench marking Diklatpim III ini, yaitu untuk mencari nilai tambah dari BBPI Semarang sebagai acuan para peserta Diklatpim III. Dalam kunjungan kali ini, para peserta di berikan beberapa materi dari Bapak Umar Soleh, S.Pi, M.Si selaku Kepala Bagian TU, Bapak Ir.Sugiyarto, M.Si selaku KaBid Uji Terap Teknik Pemanfaatan Sumberdaya Ikan serta Bapak Widodo, S.Pi, M.Si selaku KaBid Dukungan dan Kerjasama Teknik.
Selain memberikan beberapa materi dan tanya jawab, para peserta yang berjumlah 38 orang tersebut juga disuguhi berbagai fasilitas di BBPI diantaranya kapal dan alat tangkapnya, display hasil inovasi, serta bridge simulator. Banyak peserta yang mengajukan pertanyaan saat melihat display hasil inovasi BBPI mengenai alat tangkap dari mulai material alat hingga cara pengoperasiannya. Para penanggung jawab dari BBPI juga bersemangat dalam menjawab dan menjelaskan pertanyaan yang diajukan.
Antusiasme peserta tak kalah tinggi saat masuk ke dalam bridge simulator (ruang simulasi kemudi kapal), berbagai komentarpun dilontarkan para peserta, “mas, ini gedungnya jalan ya, saya kok pusing” dan disambut gelak tawa oleh peserta lainnya, “ini gimana cara kemudinya mas”, “mas bisa gak kita masuk ke cuaca buruk kayak di film-film” dan masih banyak lagi celetukan dari para peserta.
“Bapak-bapak dan ibu-ibu sekalian, kita sedang berada di ruang simulasi kemudi kapal, jadi apa yang kita rasakan disini merupakan simulasi soal keadaan di dalam ruang kemudi kapal, dan bagaimana suasana ketika mengemudikan sebuah kapal, dan tentu saja gedungnya nggak jalan pak karena ini hanya simulasi” ungkap Mardiansyah selaku operator bridge simulator. Dan tak lama tawa para peserta kembali pecah di dalam keseruan ruangan bridge simulator

Prev Kunjungan UPN “Veteran” Jakarta
Next Lomba lagi setelah 7 tahun

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Comment