Mengenalkan VMA dalam Rakornas 2017

Mengenalkan VMA dalam Rakornas 2017

Sebagai instansi yang berkaitan dengan perizinan perikanan tangkap, BBPI menjadi salah satu peserta Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Perizinan Perikanan Tangkap yang diadakan oleh Direktorat Perizinan dan Kenelayanan Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

IMG_8231

Rakornas yang bertujuan untuk mempermudah masyarakat khususnya nelayan dan para pemilik kapal dalam proses perizinan pelayaran tersebut, diikuti antara lain Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan, Kepala Pelabuhan Perikanan Tangkap seluruh wilayah di Indonesia, serta dimulai tanggal 27 hingga 29 september 2017 di Novotel Semarang.

IMG_8264

Selain sebagai salah satu peserta rakornas, di luar ruang pertemuan tersebut BBPI juga menggalar gerai pameran buku dan mengenalkan hasil inovasi baru dari BBPI yaitu VMA (Vessel Monitoring Aid), selain itu juga banyak gerai yang ikut serta diantaranya gerai pengurusan perizinan dari kapal hasil ukur ulang, hingga gerai untuk pendaftaran asuransi nelayan. Banyak peserta rakornas yang ingin tahu lebih dalam mengenai VMA dan menanyakan langsung kepada penanggung jawab gerai BBPI, tidak hanya itu mereka juga sangat tertarik dengan buku buku hasil inovasi BBPI Semarang.

IMG_8257

Rakornas tersebut sebagai bentuk kerja sama dalam melaksanakan undang-undang No 23 tahun 2014 yang sudah lama ada namun baru diterapkan tahun ini, seperti yang di ungkap oleh Direktur Perizinan dan Kenelayanan Dirjen Perikanan Tangkap KKP,  Saifuddin menyampaikan “Selama ini kapal dibawah 30 Gross Tonnage (GT) izinnya berada di kabupaten kota dan sekarang harus pindah di provinsi, sedangkan kapal diatas 30 GR harus ngurus izin dipusat, maka itu perlu dipadukan”

Selama ini pengukuran dan izin berlayar kapal penangkap membutuhkan waktu yang relatif susah, maka melalui rakor tersebut, semua hal yang selama ini dianggap relatif susah diubah menjadi mudah. Dalam Rakor tersebut, juga membahas terkait mekanisme untuk mendapatkan permodalan atau kredit pengalihan alat tangkap nelayan yang ramah lingkungan, dan pembahasan pendaftaran kartu nelayan sebagai syarat mendapatkan kartu asuransi nelayan.

Prev Kunjungan Kerja Ibu Susi Pudjiastuti di BBPI Semarang
Next Hasil Survei Kepuasan Masyarakat Tahun 2016

About Author

inung

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Comment