Persyaratan Penggunaan Set Net

0
35

Set net adalah salah satu jenis alat tangkap ikan yang sudah sering digunakan oleh nelayan di Jepang sejak ratusan tahun yang lalu. Di Indonesia yang prinsip kerjanya hampir sama dengan set net adalah jermal, sero, ambai, belat dan sebagainya.

BBPI Semarang sudah pernah melakukan uji coba pemasangan set net di daerah Jeneponto, Sulawesi Selatan. Ujicoba penggunaan Set Net oleh BBPI dapat dilihat dalam tautan ini: Ujicoba penggunaan Set Net BBPI.

set net

Persyaratan yang harus dimiliki oleh perairan sebagai lokasi penempatan set-net yang dianggap layak, antara lain memiliki:

1. Kecepatan arus kurang dari 2 knot.
2. Tinggi gelombang tidak lebih dari 1 m.
3. Amplitudo pasang surut tidak lebih 2m.
4. Jarak antar garis kontur cenderung berdekatan (isodept menyempit) dengan kemiringan dasar tidak lebih dari 25° (landai).
5. Permukaan dasar merata, tidak bergunung, meluas dan tidak curam.
6. Substrat dasar perairan berupa lumpur-berpasir bebas dari dasar berbatu.
7. Kedalaman perairan tidak lebih dari 20 m.
8. Tidak mengganggu lingkungan dan ekosistem serta kegiatan lain di sekitarnya.
9. Perairan yang bukan jalur pelayaran.
10. Sumber daya ikan melimpah dan memiliki nilai ekonomi tinggi dengan pola migrasi ikan yang jarak tempuhnya dari pantai masih ekonomis.
11. Sosial masyarakat yang merespon positif dengan adanya set-net.
12. Sumber daya manusia yang berpendidikan dan terampil serta mau berorganisasi.
13. Sarana dan prasarana dengan aksesbilitas tinggi.
14. Pemerintah daerah berkomitmen mendukung secara penuh dan bertanggung jawab atas pengelolaan set-net dengan tetap menjaga kearifan lokal.

Leave a reply