Profil dan Sejarah Balai

Profil

BBPI (Balai Besar Penangkapan Ikan) merupakan Unit Pelaksana Teknis (UPT) bidang teknologi pengembangan penangkapan ikan di Wilayah Pengelolaan Perikanan Republik Indonesia, berada di bawah Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap, Kementerian Kelautan dan Perikanan.

Sejarah

Berdirinya BBPI (Balai Besar Penangkapan Ikan) diawali sebagai Pangkalan Armada Survei dan Eksplorasi Direktorat Jenderal Perikanan Departemen Pertanian RI bertempat di Semarang tahun 1975 dengan berdasarkan Surat Keputusan Menteri Pertanian Nomor : 190/Kpts/Org/5/1975, tanggal 2 Mei 1975.

Seiring perkembangan dunia perikanan di Indonesia, BPPI pada perkembangan selanjutnya ditetapkan sebagai salah satu UPT (Unit Pelaksana Teknis) di bidang perikanan berdasarkan Surat Keputusan Menteri Pertanian Nomor : 308/Kpts/Org/1978 Tahun 1978.

Memasuk era reformasi 1999 BPPI saat itu berada di bawah naungan Departemen Eksplorasi Laut RI setelah mengalami pemisahan dari Departemen Pertanian RI.

Kemudian berdasarkan Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor : Kep.26G/MEN/2001, tanggal 01 Mei 2001 tentang Organisasi dan Tata Kerja Balai Pengembangan Penangkapan Ikan (BPPI) Semarang.

BPPI Semarang awalnya mempunyai tugas pokok untuk melaksanakan penerapan dan pengembangan teknik penangkapan dan pengawasan serta kelestarian sumberdaya hayati perairan.

Setelah berkiprah di dunia perikanan Indonesia hampir selama 28 tahun, lembaga ini sempat berubah menjadi Balai Besar Pengembangan Penangkapan Ikan (BBPPI).

Perubahan tersebut, berdasarkan Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan RI Nomor : Per.03/MEN/2006, tanggal 12 Januari 2006, tentang Susunan Struktur Organisasi Balai Besar Pengembangan Penangkapan Ikan.

Proses penataan organisasi Balai Besar Pengembangan Penangkapan Ikan (BBPPI) sudah mulai dibahas sejak tahun 2009 hingga sekarang, diawali dengan penyusunan Naskah Akademis yang dilanjutkan dengan pembahasan yang cukup panjang.

Pada tanggal 24 Januari 2014, dilaksanakan rapat pleno dengan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) di ruang pertemuan KemenPAN-RB yang dihadiri oleh Unsur KemenPAN-RB, BAPPENAS, Badan Kepegawaian Negara (BKN), Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

Dalam rapat tersebut disepakati bahwa perlunya penataan Unit Pelaksana Teknis lingkup DJPT KKP untuk peningkatan kinerja dalam rangka mendukung visi dan misi Dirjen PT–KKP.

Hasil Rapat Pleno tersebut menghasilkan persetujuan penataan organisasi UPT lingkup DJPT yang berakibat pada perubahan nomenklatur Balai Besar Pengembangan Penangkapan Ikan.

Selanjutnya pada tanggal 28 Januari 2014 dilakukan pertemuan lanjutan yang menghasilkan Permen-KP yang mengganti nomenklatur Balai Besar Pengembangan Penangkapan Ikan (BBPPI) berubah menjadi Balai Besar Penangkapan Ikan (BBPI). Perubahan nomenklatur berdasarkan Surat Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor:19/PERMEN-KP/2014 tentang Organisasi dan Tata Kerja Balai Besar Penangkapan Ikan.